Monday, March 21, 2011

Tokoh: Rektor Undip, Prof. Sudharto

Dulu, Sudharto P Hadi 'hanya' dosen biasa. Hari-harinya diisi dengan mengajar dan blusukan untuk penelitian. Kini, aktivitas itu tak leluasa dilakukan karena di depan namanya tersemat embel-embel Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Sore itu, Selasa (1/3/2011), ada beberapa orang di lantai dua Rektorat Undip Pleburan, Jalan Imam Bardjo, Semarang. Salah satunya, Sudharto. Lelaki yang biasa disapa Prof Dharto ini tampak hendak masuk ruangannya. Tapi begitu melihat kedatangan detikcom, ia langsung menghentikan langkah sambil berujar, "Tunggu sebentar ya, Dik. Saya mau salat dulu."

Prof Dharto resmi menjadi rektor periode 2010-2014 pada tanggal 18 Desember 2010 lalu. Lelaki kelahiran Klaten 57 tahun silam yang sebelumnya memegang jabatan Ketua Program Doktor Ilmu Lingkungan Undip itu mengalahkan dua pesaingnya sesama profesor, Susilo Wibowo (incumbent) dan Arief Hidayat (Dekan FH Undip).

Di luar kampus, nama Prof Dharto cukup berkibar. Tak hanya di level lokal, tapi juga nasional dan internasional. Peraih Master of Environment Studies dari York University, Toronto Canada, dan Doktor dari School of Community and Regional Planning University of British Columbia (UBC), Vancouver, Canada ini kerap jadi acuan untuk isu-isu lingkungan. Tak heran, banyak orang mengenalnya sebagai pakar lingkungan.

Penulis sejumlah buku lingkungan ini bukan tipe dosen yang suka duduk berceramah di kampus. Di sela-sela mengajar, ia blusukan ke berbagai pelosok, bertemu sesama peneliti, masyarakat, dan aktifis LSM. Karena aktivitas ini, orang jadi percaya, analisis lelaki yang biasa disapa Prof Dharto ini bukan sekadar teori, melainkan punya basis pijakan di lapangan.

Prof Dharto juga memegang beberapa jabatan strategis. Sejauh ini, ia tercatat sebagai Country Coordinator pada Sustainable Energy and Environmental Forum yang berbasis di Kyoto University Jepang, peneliti untuk Legal Empowerment and Industrial Pollution kerja sama China dan Van Vollenhowen Institute (VVI), Leiden University Netherlands, Dewan Pertimbangan Permbangunan Kota (DP2K) Semarang, Pengawas Yayasan Bina Kehidupan Lestari Semarang, Anggota Kelompok Kerja Forum Karst Sukolilo, dan lain-lain.
Pintu ruangan rektor terbuka separuh. Sang empunya melongok, "Ayo, silakan masuk," ujarnya. Setelah menutup pintu, Dharto pun menyusul duduk.

Ruangan pucuk pimpinan Undip ini sangat sederhana. Ukurannya sekitar 5x8 meter. Tak banyak aksesori yang dipajang. Hanya rak buku, beberapa cenderamata, dan panji-panji almamater. Di ujung ruangan terdapat kursi dan meja 'kebesaran' rektor. Di depannya, kursi ditata melingkari dua meja.

"Dulu sering ke sana ke mari, kini jadi rektor yang harus mengantor dengan jadwal yang serba pasti, bagaimana rasanya?" tanya detikcom.

Prof Dharto tak langsung menjawab. Ia tersenyum seperti berusaha mencari kata pembuka yang tepat. Lelaki berusia 57 tahun ini mengaku kesulitan beraktivitas seperti sebelumnya. Ia tak sewaktu-waktu ke mana-mana, karena harus mengikuti agenda kampus.

"Saya merasa ada yang hilang. By nature, saya ini dosen. Tugasnya, mengajar dan meneliti. Ini 25 persen masih seperti itu, tapi yang 75 persen terbawa aktivitas posisi baru. Sekarang menggelandang (untuk penelitian), susah," kata lelaki bernama lengkap Sudharto Prawoto Hadi ini.

Yang juga agak merepotkon, lanjut Prof Dharto, 'jabatan-jabatan' di luar kampus tak bisa digantikan. Ia mencontohkan, setelah terpilih menjadi rektor, ia ingin mundur sebagai Country Coordinator pada Sustainable Energy and Environmental Forum, tapi oleh lembaga tersebut ditolak. Alasannya, jabatan rektor justru dianggap bisa jadi alternatif untuk mengelaborasi program.

"Di lembaga lain juga begitu. Jadi ya sampai saat ini saya masih pegang jabatan-jabatan itu," ungkap mantan Pembantu Rektor I Bidang Akademik ini.

Jabatan rektor kadang membuat Prof Dharto tidak cukup nyaman. Suami Sri Budiarni ini bercerita saat berkunjung ke suatu daerah untuk penelitian, informasi kedatangannya terdengar kemana-mana. Usut punya usut, ternyata sebelumnya terpasang spanduk dan baliho dengan tulisan "Selamat Datang Rektor Undip Semarang". Wakil bupati (wabup) di daerah tersebut bahkan merelakan waktu menemuinya. Ia sudah menyatakan tak perlu disambut karena datang untuk penelitian, tapi sang wakil bupati tidak mau mengerti.

Di sela jadwal mengurus kampus, Prof Dharto masih menyempatkan diri mengajar.  Minimal dua hari dalam seminggu, yakni Jumat dan Sabtu. Di S-1, ia mengajar Manajemen SDM dan Perilaku Konsumen. Sementara di S-2, dia memberi kuliah Metodologi Penelitian, Mediasi Lingkungan dan Perencanaan.

Kadang Prof Dharto juga masih menguji penelitian mahasiswa. Tak hanya di Undip, tapi juga universitas lain. Ia pernah malu gara-gara jadwal ujian mahasiswa berbarengan dengan kunjungan BPK ke Undip. "Padahal saya bilang oke untuk menguji di UGM. Lalu, saya batalkan mendadak rencana menguji itu. Saya merasa nggak enak sendiri," ungkapnya.
Ditanya soal visi misinya sebagai rektor, Prof Dharto menyatakan ingin Undip unggul dan peduli. Unggul artinya bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional. Peduli artinya tidak mengabaikan lingkungan sekitar. Untuk dua hal itu, dia berusaha menciptakan kampus yang nyaman atau punya daya dukung terhadap lingkungan, dan kampus dengan tata kelola yang akuntabel dan demokratis.

"Kalau kampus nyaman, mahasiswa bisa memanfaatkan untuk diskusi atau acara lain. Saya tidak ingin mahasiswa kupu-kupu, kuliah pulang, kuliah pulang," ucapnya.

Prof Dharto kini menahkodai 'perahu' dengan sekitar 50 ribu penumpang yang terdiri dari staf dan mahasiswa. Dia harus membuat civitas akademika nyaman dan menciptakan lulusan-lulusan unggul. Meski harus kehilangan banyak 'kesenangan', ia mengaku rela. Baginya, amanah harus dilakukan sekuat tenaga.

"Tapi sebetulnya biasa saja. Jabatan kan cuma baju. Di ruang kuliah, saya dosen. Di rumah, saya tetap bagian dari keluarga. Di masyarakat, saya warga biasa," katanya merendah.

Hari kian sore. Gerimis mulai turun. Saat detikcom berpamitan, ternyata dua orang tamu tengah menunggu giliran di luar ruang. Prof Dharto boleh saja ingin dan berusaha beraktivitas seperti sebelum menjadi rektor. Tapi ia tetap tak bisa menolak konsekuensi dari jabatan itu: lebih sibuk, lebih banyak tamu, lebih banyak di kantor, dan lebih-lebih yang lain.

Sumber: www.undip.ac.id

Duta Besar Palestina Berkunjung Ke Undip

Semarang (Rabu, 2 Maret ‘11), bertempat di Ruang Sidang Rektor Undip Tembalang, Universitas Diponegoro menerima kunjungan kerja Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Farix N Mehdawi. Acara dimulai pada pukul 13.30 WIB, 30 menit dari jadwal semula. Rektor UNDIP, Prof.Soedharto P Hadi, MES membuka acara dengan memperkenalkan sang tamu dan para undangan yang hadir. Undangan adalah para Pembantu Rektor, Dekan, Direktur Pascasajana, Ketua Program Biomedik, Pascasarjana dan Direktur International Office. Dari FKM hadir Priyadi Nugraha P.SKM,MKes sebagai koordinator Bidang Kerjasama, mewakili Dekan FKM yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya Rektor mengatakan bahwa kunjungan Mr.Farix bukanlah untuk yang pertama kalinya, namun sudah yang kedua kali. Kedatangan pertama di masa kepemimpinan Prof.Dr.dr.Soesilo Wibowo. Kedatangan beliau di UNDIP dalam rangka kerjasama pendidikan antara Palestina dan Indonesia. Ada 2 mahasiswa Palestina di Fakultas Kedokteran UNDIP.

Dubes Palestina berharap akan bisa mengirimkan 1000 mahasiswa mereka untuk belajar di Indonesia secara periodik. Beliau juga berharap bisa saling tukar dosen untuk mengajar di Palestina. Selain dengan UNDIP, Palestina juga bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada.

Ada problem bahasa yang dihadapi oleh mahasiswa Palestina, karena mereka juga harus belajar bahasa Indonesia. Namun hambatan itu akan diatasi dengan baik oleh Pembantu Rektor IV dan Dekan Fakultas Kedokteran UNDIP.

Di akhir session, Rektor UNDIP dan Dubes Palestina, saling bertukar cindera mata.

Sumber: www.fkm.undip.ac.id

-----------------------

read this article in English

100 Bibit Pohon Untuk Undip Hijau

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Sudharto P. Hadi, mencanangkan Gerakan Penghijauan Kampus, yang merupakan bentuk komitmen kepedulian Undip pada lingkungan kampus. Acara tersebut diselenggarakan bersamaan dengan senam sehat bersama Pembantu-Pembantu Rektor, Dekan Fakultas, dan segenap karyawan Universitas Diponegoro di depan Gedung Sukowati Fakutas Teknik Undip.

Rektor Undip mengatakan kegiatan penghijauan ini merupakan salah satu kegiatan penataan lingkungan. Menanam pohon adalah menanam kehidupan, menanam kehidupan adalah menanam cinta. Sedangkan acara yang dikemas merupakan sarana untuk mengembangkan silaturahmi dengan keluarga kampus Senam dan penanaman pohon akan diselenggarakan rutin di tiap-tiap unit, dimana nantinya setiap unit bertanggungjawab terhadap penataan lingkungan.

Setelah acara senam selesai dilanjutkan dengan acara penghijauan di sekitar area Masjid Undip Tembalang dimana Rektor bersama jajaran pimpinan Undip melakukan penanaman 100 pohon. Pohon-pohon tersebut merupakan sumbangan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari  100 (seratus) bibit pohon, berupa pohon Salam, Sawo kecik, Kanthil, Cempaka, dan Melinco.

Penghijauan ini bertujuan untuk membuat Undip menjadi hutan kampus. Prof. Sudharto mendapat kesempatan pertama kali menanam bibit pohon Salam, kemudian disusul oleh Pembantu rektor I, Prof. Hertanto, Pembantu Rektor II, Prof. Chabachib, Pembantu Rektor III, Drs. Warsito, SU., dan Pembantu Rektor PKs, Prof. Sultana. M.H. Faradz.

Prof. Sudharto juga mengharapkan kegiatan penghijauan ini akan menjadikan Kampus Undip sebagai Hutan Kampus yang asri dan tertata baik, serta setiap unit juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi untuk merawatnya.

Sumber: www.undip.ac.id

--------------------------

read this article in English

15 Mahasiswa Undip Mewakili Simulasi Sidang PBB (HNMUN 2011)

Sebanyak 15 mahasiswa Undip kembali dikirim ke even internasional bertajuk Harvard National Model United Nations (HNMUN) di Boston Park Plaza Hotel, Massachusetts, Amerika Serikat, 17-20 Februari mendatang. HNMUN merupakan simulasi sidang PBB yang terbesar dan paling prestisius yang mengundang berbagai universitas ternama di dunia. Sasarannya, membangun kesepahaman bersama mengenai isu-isu global dari setiap negara yang diwakili, sehingga menghasilkan solusi membangun bagi permasalahan dunia.

Tahun ini, ada 9 komite di PBB yang akan diwakili 15 delegasi Undip. Untuk Social Humanitarian and Cultural diwakili Issa Samichat (Fakultas Teknik) dan Fany Ayuningtyas (Fakultas Ilmu Budaya), UN Commission on Narcotic Drug oleh Rizky Akita (Fakultas Ekonomi), Dissamarment and International Security oleh Nestin Evrina (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) dan Fanni Fattah (Fakultas Teknik).

Komite World Health Organization diwakili oleh Aditya Paramitha (Fakultas Kedokteran) dan Andina Dwi

Kanti (Fakultas Ilmu Budaya), Shanghai Cooperation Organization oleh Andreas Ardhianto (Fakultas Ekonomi) dan Putri Pramudya (Fakultas Teknik), Special Political and Decolonization oleh Malta Nur Doa (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik) dan Tri Wahyudi (Fakultas Teknik).

Komite World Trade Organization diwakili Deni Arisanto (Fakultas Teknik), Historical General Assembly: 1994 diwakili Enggi SN Dewanti (Fakultas Ilmu Budaya), Legal Committee diwakili Imam Wahyu Ramadhan (Fakultas Hukum) dan Edward Sutanto (Fakultas Kedokteran). Menurut Kepala UPT Humas Undip

, Agus Naryoso, delegasi Undip mendapat dukungan Kementrian Pendidikan Nasional, melalui program beasiswa Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri itu, yang memang rutin diberikan bagi civitas akademika untuk berkembang secara global dan menjadi jembatan berkomp

etisi di kancah internasional. “

Keikutserta

an para mahasiswa ini sejalan dengan visi Undip dalam upaya menjadi world class university.

 

 

Sumber : www.undip.ac.id

---------------------

read this article in English

Peraturan Permainan Futsal

oleh Anggit Tinarbuka AW



Futsal merupakan olahraga yang sekarang ini menjadi tren dan banyak diminati. Permainan futsal yang seperti “adik” dari permainan sepakbola, menjadi olahraga yang menyediakan kesenangan yang berbeda dari sepakbola. Di era yang serba cepat dan praktis ini futsal menjadi pilihan yang pas untuk orang-orang yang tidak begitu banyak waktu luang tetapi tetap ingin menjaga kebugaran tubuh.

Tidak seperti sepakbola, futsal menjadi olahraga yang bernuansa modern dan kota. Dengan ukuran lapangan yang lebih kecil, waktu dan jumlah pemain yang lebih sedikit lah yang membedakannya dengan permainan sepakbola. Pun, sepatu dan bola yang digunakan juga sedikit berbeda karena disesuaikan dengan desain lapangan yang indoor. Dan untuk segi permainan tentu lebih membutuhkan ekstra tenaga karena permainan umumnya bertempo cepat.

Untuk lebih mengenal tentang permainan futsal. Berikut peraturan-peraturan di dalam permainan futsal yang harus diketahui oleh pemain, offisial dan wasit. Berpedoman FIFA

PERATURAN 1

LAPANGAN



UKURAN

Lapangan harus berbentuk bujur sangkar. Garis samping pembatas lapangan harus lebih panjang dari garis gawang:

Panjang : Minimal 25 m

Maksimal 42 m

Lebar : Minimal 15 m

Maksimal 25 m

Ukuran Pertandingan Internasional:

Panjang : Minimal 38 m

Maksimal 42 m

Lebar : Minimal 18 m

Maksimal 22 m

 

TANDA LAPANGAN

  • Lapangan ditandai dengan garis. Garis tersebut termasuk garis pembatas lapangan. Garis yang lebih panjang disebut garis samping (touched line) dan yang lebih pendek disebut garis gawang (goal line).

  • Lebar garis pembatas 8 cm.

  • Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.

  • Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.


 



DAERAH PINALTI

Daerah Pinalti ditandai pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut :

  • Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.

  • Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.


 

TITIK PINALTI

  • · Titik Pinalti Pertama digambarkan 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.


 

TITIK PINALTI KEDUA

Titik pinalti pertama digambarkan di lapangan 10 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.

 

TENDANGAN SUDUT

Seperempat Lingkaran dengan radius 25 cm ditarik di dalam lapangan dari setiap sudut.

 

DAERAH PERGANTIAN PEMAIN

Daerah pemain cadangan terletak pada samping lapangan dengan tempat duduk tim di kedua sisi yang sama sehingga mempermudah untuk pergantian pemain.

 

Daerah pergantian pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m. Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.

 

Daerah Bebas berjarak 5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas pandangan.

 

GAWANG

Gawang harus ditempatkan pada bagian tengah dari masing-masing garis gawang. Gawang terdiri dari dua tiang gawang (goal post) yang sama dari masing-masing sudut dan dihubungkan dengan puncak tiang oleh palang gawang secara horizontal (cross bar).

 

Jarak antar tiang ke tiang gawang 3 m dan jarak dari ujung bagian bawah tanah ke palang gawang adalah 2 m.

 

Kedua tiang gawang dan palang gawang memiliki lebar dan dalam yang yang sama yakni 8 cm. Jaring dapat dibuat dari nilon yang diikat ke tiang gawang dan palang gawang dibahagian belakang yang diberi beban.

 



KESELAMATAN

Gawang boleh dipindahkan, tetapi harus dipasangkan secara aman selama permainan.

 

PERMUKAAN LAPANGAN

Permukaan lapangan harus mulus, rata dan tidak kasar. Disarankan penggunaan kayu atau lantai parkit, atau bahan buatan lainnya. Yang harus dihindari adalah penggunaan bahan dari beton atau korn blok.



KEPUTUSAN DAN PENEGASAN

 

KEPUTUSAN 1

Jika garis gawang antara 15 hingga 16m, maka radius seperempat lingkaran hanya diukur sebesar 4m. Dalam hal ini, tanda titik pinalti tidak lagi ditempatkan pada garis yang dibatasi daerah pinalti, tetapi berada tetap pada jarak 6m dari titik tengah antara posisi kedua tiang gawang.

KEPUTUSAN 2

Penggunaan lapangan yang datar dan berumput alami, atau rumput buatan diperbolehkan hanya untuk pertandingan lokal, tetapi tidak untuk pertandingan-pertandingan yang bersifat Nasional dan Internasional.

KEPUTUSAN 3

Tanda/titik dapat digambarkan di luar lapangan, 5 m dari busur pojok pada sudut kanan dan kiri dari garis gawang untuk memastikan bahwa jarak ini dapat diamati apabila tendangan sudut dilakukan. Lebar tanda/titik ini adalah 8 cm.

KEPUTUSAN 4

Tempat duduk pemain cadangan, berada dibelakang garis pembatas lapangan tepat disamping daerah bebas yang berada di depan meja pencatat waktu.



PERATURAN 2

BOLA

 

KUALITAS DAN UKURAN

Bola harus :

  • Berbentuk bulat.

  • Terbuat dari kulit atau bahan lainnya.

  • Minimum diameter 62 cm dan maximum 64 cm.

  • Berat bola pada saat pertandingan dimulai minimum 400 gram dan maximum 440 gram.



  • Tekanannya sama dengan 0,4 – 0,6 atmosfir (400 – 600 g/cm³).


 

PENGGANTIAN BOLA RUSAK

Jika bola pecah atau rusak dalam suatu pertandingan:

  • Pertandingan dihentikan sementara.

  • Pertandingan dimulai kembali dengan menjatuhkan bola pengganti di tempat dimana bola pertama tersebut rusak.


Jika bola pecah atau menjadi rusak ketika bola tidak dalam permainan pada saat permainan dimulai, tendangan gawang, tendangan pojok, tendangan bebas, tendangan pinalti atau tendangan ke dalam :

  • Pertandingan dimulai kembali sesuai dengan peraturan biasa.

  • Bola tidak dapat diganti selama pertandingan tanpa ijin dari wasit.


 

 

KEPUTUSAN 1

Bola dari kulit laken/bulu (felt ball) tidak diperbolehkan.

 

KEPUTUSAN 2

Bola tidak diperbolehkan memantul kurang dari 55 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan pertama ketika dijatuhkan dari ketinggian 2 m. Dalam suatu pertandingan atau kompetisi, hanya bola-bola yang memenuhi persyaratan teknis minimal yang diatur dalam Peraturan No.2 diperbolehkan untuk digunakan.

 

Dalam suatu pertandingan atau kompetisi FIFA dan pertandingan lainnya di bawah pengawasan konfederasi, penggunaan bola Futsal tergantung pada tiga logo persyaratan yang tercantum pada bola:

Logo resmi “FIFA APPROVED” atau “FIFA INSPECTED” atau Referensi “International Match Ball Standard”

 

Logo yang tertera pada bola menyatakan bahwa bola tersebut telah diuji secara resmi dan sesuai dengan persyaratan teknis, masing-masing kategori beda spesifikasi yang diatur dalam Peraturan No.2, daftar persyaratan tambahan ditentukan pada setiap kategori dikeluarkan oleh FIFA. Institusi yang ditunjuk oleh FIFA yang akan melaksanakan pengujian tersebut.

 

Asosiasi Nasional dapat menyetujui penggunaan bola yang akan digunakan untuk kompetisinya sendiri atau pada seluruh kompetisi yang digelar, bola yang digunakan harus memenuhi salah satu dari tiga persyaratan yang telah ditetapkan dari Peraturan No.2

Apabila asosiasi nasional memperbolehkan penggunaan bola berlogo “FIFA APPROVED” atau “FIFA INSPECTED” untuk kompetisinya sendiri, maka asosiasi nasional juga harus memperkenankan penggunaan bola yang memegang rancangan bebas royalti “Internasional Matchball Standard”.

 

Didalam kompetisi FIFA dan kompetisi lainnya dibawah pengawasan konfederasi serta asosiasi nasional, tidak diperbolehkan bentuk iklan komersial apapun tertera pada bola tersebut, kecuali untuk plakat kompetisi, penyelenggara kompetisi serta merek dagang pabrik pembuatnya dengan membatasi ukuran dan jumlah tanda-tanda tersebut.









PERATURAN 3

JUMLAH PEMAIN



PEMAIN

Dalam setiap pertandingan dimainkan oleh dua tim, masing-masing tim terdiri dari lima pemain, salah satu diantaranya adalah penjaga gawang.

 

PROSEDUR PERGANTIAN PEMAIN

Pergantian pemain dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung dengan mengikuti peraturan kompetisi resmi yang dikeluarkan oleh FIFA, konfedarasi atau asosiasi.

Jumlah pemain cadangan atau pemain pengganti maximum tujuh orang pemain.

Jumlah pergantian pemain selama pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti dapat masuk kembali kedalam lapangan untuk menggatikan pemain lainnya.

 

Pergantian pemain dapat dilakukan pada saat bola didalam atau diluar permainan dengan mengikuti persyaratan sebagai berikut:

  • Pemain yang ingin meninggalkan lapangan harus melakukannya didaerah pergantiannya sendiri.

  • Pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan.

  • Pergantian pemain sangat bergantung kepada kewenangan wasit, apakah dipanggil untuk bermain atau tidak.

  • Pergantian dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti menjadi pemain aktif.


 

Penjaga gawang boleh berganti tempat dengan pemain lainnya.

 

PELANGGARAN DAN SANGSI

Ketika pergantian pemain sedang dilakukan, seorang pemain cadangan masuk lapangan sebelum pemain yang akan digantikannya meninggalkan lapangan secara sempurna maka:

  • Permainan dihentikan.

  • Pemain yang diganti diperintahkan untuk meninggalkan lapangan.

  • Pemain pengganti tersebut diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.

  • Permainan dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.

  • Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dengan posisi bola ketika permainan dihentikan.


 

Jika pada saat pergantian pemain dilakukan, pemain pengganti masuk lapangan atau pemain pengganti meninggalkan lapangan dilakukan bukan dari tempat atau daerah pergantian pemain yang telah ditetapkan, maka:

  • Permainan dihentikan.

  • Pemain yang melanggar diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.


Permainan dimulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.

 

Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dimana posisi bola berada ketika permainan dihentikan.



KEPUTUSAN 1

Pada permulaan permainan, setiap tim harus bermain dengan lima orang pemain.

KEPUTUSAN 2

Jika dalam suatu pertandingan yang sedang berjalan pemain dikeluarkan, maka pemain yang tersisa kurang tiga pemain (termasuk penjaga gawang), pertandingan harus dihentikan untuk seterusnya.

KEPUTUSAN 3

Ofisial tim boleh berikan instruksi taktik kepada para pemainnya selama pertandingan berlangsung. Tetapi ofisial tim tidak dapat/tidak boleh mencampuri gerakan para pemain dan para wasit, dan harus selalu berlaku dengan yang wajar.

 

 

 

 

PERATURAN 4

PERLENGKAPAN PEMAIN

 

KESELAMATAN

Seorang pemain tidak boleh menggunakan peralatan atau memakai apapun yang membahayakan dirinya sendiri atau pemain lainnya, termasuk bentuk perhiasan apapun.

 

DASAR PERLENGKAPAN

Dasar perlengkapan yang diwajibkan dari seorang pemain adalah:

  • Seragam atau kostum.

  • Celana pendek – apabila pemain memakai celana dalam stretch pants, warnanya harus sama dengan celana pendek utama.

  • Kaos kaki.

  • Pengaman kaki (shinguards).

  • Sepatu dengan model yang diperkenankan untuk dipakai terbuat dari kain atau kulit lunak atau sepatu gimnastik dengan sol karet atau terbuat dari bahan yang sejenisnya. Penggunaan sepatu adalah wajib.


 

SERAGAM ATAU KOSTUM

  • Diberi nomor antara 1 – 15 dan harus tampak pada bagian belakang kostum.

  • Warna nomor harus berbeda dan lebih kontras dengan warna bajunya.


 

Untuk pertandingan Internasional, nomornya juga harus tampak pada bagian depan kostum dalam ukuran yang lebih kecil.

 

PENGAMAN KAKI (Shinguards).

  • Secara keseluruhan pengaman kaki harus ditutup oleh kaos kaki.

  • Terbuat dari bahan yang cocok (karet, plastik atau bahan sejenis).

  • Harus memberikan tingkat perlindungan yang cukup.


 

PENJAGA GAWANG

  • Penjaga gawang diperkenankan memakai celana panjang, di bagian luar harus di tutup dengan kaos kaki.

  • Setiap penjaga gawang memakai warna yang mudah membedakannya dari pemain lain serta wasit.

  • Jika seorang pemain yang berada diluar lapangan ingin mengganti penjaga gawang, baju yang dipakai penjaga gawang pengganti, oleh pemain tersebut harus ditandai pada bagian belakang dengan nomor pemain itu sendiri.


 

PELANGGARAN DAN SANGSI

Untuk setiap pelanggaran dari Peraturan ini :

  • Pemain yang melakukan kesalahan akan diperintahkan oleh wasit untuk meninggalkan lapangan, membetulkan perlengkapannya atau melengkapi salah satu perlengkapan yang hilang atau belum dipakai. Pemain tidak boleh kembali ke dalam lapangan tanpa melapor terlebih dahulu kepada salah seorang wasit, yang kemudian memeriksa perlengkapan pemain tersebut. Pemain diperkenankan masuk kembali, ketika bola berada diluar permainan (when the ball is out of play)


 

MEMULAI KEMBALI PERTANDINGAN

Jika Wasit hentikan permainan (sementara) untuk berikan peringatan dan menunjukkan kartu kuning terhadap pemain (yang) melakukan pelanggaran.

  • Memulai kembali pertandingan dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan pemain dari tim lawan dari tempat bola berada ketika wasit hentikan permainan


KEPUTUSAN

  1. Para pemain tidak boleh memperlihatkan kaos dalam yang memuat slogan atau iklan.


Pemain yang melepaskan baju kaos memperlihatkan slogan atau iklan harus diberikan sangsi oleh pengurus bidang kompetisi.

  1. Baju kaos harus pakai lengan.


 

PERATURAN 5

WASIT



WEWENANG WASIT

Setiap pertandingan dipimpin oleh seorang wasit yang memiliki wewenang penuh untuk memegang teguh Peraturan Permainan sehubungan dengan pertandingan dimana ia telah ditunjuk untuk memimpinnya, terhitung mulai dari saat ia masuk sampai dengan ia meninggalkan lapangan tersebut.

 

KEKUASAAN DAN TANGGUNG JAWAB WASIT

  • Memegang teguh Peraturan Permainan.

  • Membiarkan permainan terus berlanjut ketika terjadi pelanggaran pada salah satu tim, namun pada saat yang sama tim yang dilanggar mempunyai kesempatan untuk mencetak gol. Tetapi, jika kesempatan tersebut tidak dapat diraihnya, wasit tetap akan memberikan hukuman kepada tim yang membuat pelanggaran sebelumnya.

  • Mencatat hasil pertandingan sebagai bahan laporan pertandingan, termasuk memberikan hukuman terhadap para pemain dan/atau ofisial tim pada insiden lainnya yang terjadi sebelum, selama dan seusai pertandingan.

  • Bertindak sebagai pencatat waktu jika ofisial/petugas yang ditetapkan, tidak hadir.

  • Menghentikan, menunda atau mengakhiri pertandingan untuk setiap pelanggaran peraturan atau yang disebabkan oleh bentuk campur tangan luar.

  • Memberikan hukuman terhadap pemain yang salah dan mengeluarkan pemain tersebut.

  • Memastikan/menjamin bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berkepentingan masuk kedalam lapangan.

  • Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah dan memastikan bahwa ia dipindahkan dari lapangan.

  • Memperkenankan permainan diteruskan hingga bola keluar lapangan permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya cidera ringan.

  • Memastikan bahwa setiap bola yang digunakan memenuhi persyaratan dari Peraturan No.2


 

KEPUTUSAN WASIT

Semua keputusan wasit mengenai fakta yang berhubungan dengan permainan adalah final dan tidak dapat dirubah.

Wasit dan wasit kedua hanya dapat merubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.

KEPUTUSAN 1

Jika wasit dan wasit kedua, secara bersamaan mengeluarkan sinyal pelanggaran secara bersamaan dan terdapat perbedaan keputusan, maka tetap keputusan wasitlah yang dibenarkan.





KEPUTUSAN 2

Wasit dan wasit kedua, memiliki hak memperingatkan atau mengeluarkan pemain, tetapi jika terjadi perbedaan diantara mereka, maka tetap keputusan wasitlah yang dibenarkan.

------------------------------------

Untuk peraturan selengkapnya dapat didownload dari link ini

Futsal merupakan olahraga yang sekarang ini menjadi tren dan banyak diminati. Permainan futsal yang seperti “adik” dari permainan sepakbola, menjadi olahraga yang menyediakan kesenangan yang berbeda dari sepakbola. Di era yang serba cepat dan praktis ini futsal menjadi pilihan yang pas untuk orang-orang yang tidak begitu banyak waktu luang tetapi tetap ingin menjaga kebugaran tubuh.

Tidak seperti sepakbola, futsal menjadi olahraga yang bernuansa modern dan kota. Dengan ukuran lapangan yang lebih kecil, waktu dan jumlah pemain yang lebih sedikit lah yang membedakannya dengan permainan sepakbola. Pun, sepatu dan bola yang digunakan juga sedikit berbeda karena disesuaikan dengan desain lapangan yang indoor. Dan untuk segi permainan tentu lebih membutuhkan ekstra tenaga karena permainan umumnya bertempo cepat.

Untuk lebih mengenal tentang permainan futsal. Berikut peraturan-peraturan di dalam permainan futsal yang harus diketahui oleh pemain, offisial dan wasit. Berpedoman FIFA

PERATURAN  1

LAPANGAN



UKURAN

Lapangan harus berbentuk bujur sangkar. Garis samping pembatas lapangan harus lebih panjang dari garis gawang:

Panjang           : Minimal                     25 m

Maksimal                   42 m

Lebar               : Minimal                     15 m

Maksimal                   25 m

Ukuran Pertandingan Internasional:

Panjang           : Minimal                     38 m

Maksimal                   42 m

Lebar               : Minimal                     18 m

Maksimal                   22 m

 

TANDA  LAPANGAN

  • Lapangan ditandai dengan garis. Garis tersebut termasuk garis pembatas lapangan. Garis yang lebih panjang disebut garis samping (touched line) dan yang lebih pendek disebut garis gawang (goal line).

  • Lebar garis pembatas 8 cm.

  • Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.

  • Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.


 



DAERAH  PINALTI

Daerah Pinalti ditandai pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut :

  • Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.

  • Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.


 

TITIK  PINALTI

  • Titik Pinalti Pertama digambarkan 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.


 

TITIK  PINALTI  KEDUA

Titik pinalti pertama digambarkan di lapangan 10 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.

 

TENDANGAN  SUDUT

Seperempat Lingkaran dengan radius 25 cm ditarik di dalam lapangan dari setiap sudut.

 

DAERAH  PERGANTIAN  PEMAIN

Daerah pemain cadangan terletak pada samping lapangan dengan tempat duduk tim di kedua sisi yang sama sehingga mempermudah untuk pergantian pemain.

 

Daerah pergantian pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m. Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.

 

Daerah Bebas berjarak 5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas pandangan.

 

GAWANG

Gawang harus ditempatkan pada bagian tengah dari masing-masing garis gawang. Gawang terdiri dari dua tiang gawang (goal post) yang sama dari masing-masing sudut dan dihubungkan dengan puncak tiang oleh palang gawang secara horizontal (cross bar).

 

Jarak antar tiang ke tiang gawang 3 m dan jarak dari ujung bagian bawah tanah ke palang gawang adalah 2 m.

 

Kedua tiang gawang dan palang gawang memiliki lebar dan dalam yang yang sama yakni 8 cm. Jaring dapat dibuat dari nilon yang diikat ke tiang gawang dan palang gawang dibahagian belakang yang diberi beban.

 



KESELAMATAN

Gawang boleh dipindahkan, tetapi harus dipasangkan secara aman selama permainan.

 

PERMUKAAN  LAPANGAN

Permukaan lapangan harus mulus, rata dan tidak kasar. Disarankan penggunaan kayu atau lantai parkit, atau bahan buatan lainnya. Yang harus dihindari adalah penggunaan bahan dari beton atau korn blok.



KEPUTUSAN  DAN  PENEGASAN

 

KEPUTUSAN  1

Jika garis gawang antara 15 hingga 16m, maka radius seperempat lingkaran hanya diukur sebesar 4m. Dalam hal ini, tanda titik pinalti tidak lagi ditempatkan pada garis yang dibatasi daerah pinalti, tetapi berada tetap pada jarak 6m dari titik tengah antara posisi kedua tiang gawang.

KEPUTUSAN  2

Penggunaan lapangan yang datar dan berumput alami, atau rumput buatan diperbolehkan hanya untuk pertandingan lokal, tetapi tidak untuk pertandingan-pertandingan yang bersifat Nasional dan Internasional.

KEPUTUSAN  3

Tanda/titik dapat digambarkan di luar lapangan, 5 m dari busur pojok pada sudut kanan dan kiri dari garis gawang untuk memastikan bahwa jarak ini dapat diamati apabila tendangan sudut dilakukan. Lebar tanda/titik ini adalah 8 cm.

KEPUTUSAN  4

Tempat duduk pemain cadangan, berada dibelakang garis pembatas lapangan tepat disamping daerah bebas yang berada di depan meja pencatat waktu.



PERATURAN  2

BOLA

 

KUALITAS  DAN  UKURAN

Bola harus :

  • Berbentuk bulat.

  • Terbuat dari kulit atau bahan lainnya.

  • Minimum  diameter 62 cm dan maximum 64 cm.

  • Berat bola pada saat pertandingan dimulai minimum 400 gram dan maximum 440 gram.



  • Tekanannya sama dengan 0,4 – 0,6 atmosfir (400 – 600 g/cm³).


 

PENGGANTIAN  BOLA  RUSAK

Jika bola pecah atau rusak dalam suatu pertandingan:

  • Pertandingan dihentikan sementara.

  • Pertandingan dimulai kembali dengan menjatuhkan bola pengganti di tempat dimana bola pertama tersebut rusak.


Jika bola pecah atau menjadi rusak ketika bola tidak dalam permainan pada saat permainan dimulai, tendangan gawang, tendangan pojok, tendangan bebas, tendangan pinalti atau tendangan ke dalam :

  • Pertandingan dimulai kembali sesuai dengan peraturan biasa.

  • Bola tidak dapat diganti selama pertandingan tanpa ijin dari wasit.


 

 

KEPUTUSAN  1

Bola dari kulit laken/bulu (felt ball) tidak diperbolehkan.

 

KEPUTUSAN  2

Bola tidak diperbolehkan memantul kurang dari 55 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan pertama ketika dijatuhkan dari ketinggian 2 m. Dalam suatu pertandingan atau kompetisi, hanya bola-bola yang memenuhi persyaratan teknis minimal yang diatur dalam Peraturan No.2 diperbolehkan untuk digunakan.

 

Dalam suatu pertandingan atau kompetisi FIFA dan pertandingan lainnya di bawah pengawasan konfederasi, penggunaan bola Futsal tergantung pada tiga logo persyaratan yang tercantum pada bola:

Logo resmi “FIFA  APPROVED” atau “FIFA  INSPECTED” atau Referensi “International  Match  Ball  Standard”

 

Logo yang tertera pada bola menyatakan bahwa bola tersebut telah diuji secara resmi dan sesuai dengan persyaratan teknis, masing-masing kategori beda spesifikasi yang diatur dalam Peraturan No.2, daftar persyaratan tambahan ditentukan pada setiap kategori dikeluarkan oleh FIFA. Institusi yang ditunjuk oleh  FIFA yang akan melaksanakan pengujian tersebut.

 

Asosiasi Nasional dapat menyetujui penggunaan bola yang akan digunakan untuk kompetisinya sendiri atau pada seluruh kompetisi yang digelar, bola yang digunakan harus memenuhi salah satu dari tiga persyaratan yang telah ditetapkan dari Peraturan No.2

Apabila asosiasi nasional memperbolehkan penggunaan bola berlogo “FIFA APPROVED” atau “FIFA  INSPECTED” untuk kompetisinya sendiri, maka asosiasi nasional juga harus memperkenankan penggunaan bola yang memegang rancangan bebas royalti “Internasional  Matchball  Standard”.

 

Didalam kompetisi FIFA dan kompetisi lainnya dibawah pengawasan konfederasi serta asosiasi nasional, tidak diperbolehkan bentuk iklan komersial apapun tertera pada bola tersebut, kecuali untuk plakat kompetisi, penyelenggara kompetisi serta merek dagang pabrik pembuatnya dengan membatasi ukuran dan jumlah tanda-tanda tersebut.









PERATURAN  3

JUMLAH  PEMAIN



PEMAIN

Dalam setiap pertandingan dimainkan oleh dua tim, masing-masing tim terdiri dari lima pemain, salah satu diantaranya adalah penjaga gawang.

 

PROSEDUR  PERGANTIAN  PEMAIN

Pergantian pemain dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung dengan mengikuti peraturan kompetisi resmi yang dikeluarkan oleh FIFA, konfedarasi atau asosiasi.

Jumlah pemain cadangan atau pemain pengganti maximum tujuh orang pemain.

Jumlah pergantian pemain selama pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti dapat masuk kembali kedalam lapangan untuk menggatikan pemain lainnya.

 

Pergantian pemain dapat dilakukan pada saat bola didalam atau diluar permainan dengan mengikuti persyaratan sebagai berikut:

  • Pemain yang ingin meninggalkan lapangan harus melakukannya didaerah pergantiannya sendiri.

  • Pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan.

  • Pergantian pemain sangat bergantung kepada kewenangan wasit, apakah dipanggil untuk bermain atau tidak.

  • Pergantian dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti menjadi pemain aktif.


 

Penjaga gawang boleh berganti tempat dengan pemain lainnya.

 

PELANGGARAN  DAN  SANGSI

Ketika pergantian pemain sedang dilakukan, seorang pemain cadangan masuk lapangan sebelum pemain yang akan digantikannya meninggalkan lapangan secara sempurna maka:

  • Permainan dihentikan.

  • Pemain yang diganti diperintahkan untuk meninggalkan lapangan.

  • Pemain pengganti tersebut diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.

  • Permainan dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.

  • Jika bola







Futsal merupakan olahraga yang sekarang ini menjadi tren dan banyak diminati. Permainan futsal yang seperti “adik” dari permainan sepakbola, menjadi olahraga yang menyediakan kesenangan yang berbeda dari sepakbola. Di era yang serba cepat dan praktis ini futsal menjadi pilihan yang pas untuk orang-orang yang tidak begitu banyak waktu luang tetapi tetap ingin menjaga kebugaran tubuh.

Tidak seperti sepakbola, futsal menjadi olahraga yang bernuansa modern dan kota. Dengan ukuran lapangan yang lebih kecil, waktu dan jumlah pemain yang lebih sedikit lah yang membedakannya dengan permainan sepakbola. Pun, sepatu dan bola yang digunakan juga sedikit berbeda karena disesuaikan dengan desain lapangan yang indoor. Dan untuk segi permainan tentu lebih membutuhkan ekstra tenaga karena permainan umumnya bertempo cepat.

Untuk lebih mengenal tentang permainan futsal. Berikut peraturan-peraturan di dalam permainan futsal yang harus diketahui oleh pemain, offisial dan wasit. Berpedoman FIFA

PERATURAN  1


LAPANGAN




UKURAN

Lapangan harus berbentuk bujur sangkar. Garis samping pembatas lapangan harus lebih panjang dari garis gawang:

Panjang           : Minimal                     25 m

Maksimal                   42 m

Lebar               : Minimal                     15 m

Maksimal                   25 m

Ukuran Pertandingan Internasional:

Panjang           : Minimal                     38 m

Maksimal                   42 m

Lebar               : Minimal                     18 m

Maksimal                   22 m



TANDA  LAPANGAN

  • Lapangan ditandai dengan garis. Garis tersebut termasuk garis pembatas lapangan. Garis yang lebih panjang disebut garis samping (touched line) dan yang lebih pendek disebut garis gawang (goal line).

  • Lebar garis pembatas 8 cm.

  • Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.

  • Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.






DAERAH  PINALTI

Daerah Pinalti ditandai pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut :

  • Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.

  • Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.




TITIK  PINALTI

  • Titik Pinalti Pertama digambarkan 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.


 

TITIK  PINALTI  KEDUA

Titik pinalti pertama digambarkan di lapangan 10 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang sama.



TENDANGAN  SUDUT

Seperempat Lingkaran dengan radius 25 cm ditarik di dalam lapangan dari setiap sudut.

 

DAERAH  PERGANTIAN  PEMAIN

Daerah pemain cadangan terletak pada samping lapangan dengan tempat duduk tim di kedua sisi yang sama sehingga mempermudah untuk pergantian pemain.



Daerah pergantian pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m. Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.

 

Daerah Bebas berjarak 5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas pandangan.



GAWANG

Gawang harus ditempatkan pada bagian tengah dari masing-masing garis gawang. Gawang terdiri dari dua tiang gawang (goal post) yang sama dari masing-masing sudut dan dihubungkan dengan puncak tiang oleh palang gawang secara horizontal (cross bar).

 

Jarak antar tiang ke tiang gawang 3 m dan jarak dari ujung bagian bawah tanah ke palang gawang adalah 2 m.

 

Kedua tiang gawang dan palang gawang memiliki lebar dan dalam yang yang sama yakni 8 cm. Jaring dapat dibuat dari nilon yang diikat ke tiang gawang dan palang gawang dibahagian belakang yang diberi beban.

 



KESELAMATAN

Gawang boleh dipindahkan, tetapi harus dipasangkan secara aman selama permainan.

 

PERMUKAAN  LAPANGAN

Permukaan lapangan harus mulus, rata dan tidak kasar. Disarankan penggunaan kayu atau lantai parkit, atau bahan buatan lainnya. Yang harus dihindari adalah penggunaan bahan dari beton atau korn blok.



KEPUTUSAN  DAN  PENEGASAN

 

KEPUTUSAN  1

Jika garis gawang antara 15 hingga 16m, maka radius seperempat lingkaran hanya diukur sebesar 4m. Dalam hal ini, tanda titik pinalti tidak lagi ditempatkan pada garis yang dibatasi daerah pinalti, tetapi berada tetap pada jarak 6m dari titik tengah antara posisi kedua tiang gawang.

KEPUTUSAN  2

Penggunaan lapangan yang datar dan berumput alami, atau rumput buatan diperbolehkan hanya untuk pertandingan lokal, tetapi tidak untuk pertandingan-pertandingan yang bersifat Nasional dan Internasional.

KEPUTUSAN  3

Tanda/titik dapat digambarkan di luar lapangan, 5 m dari busur pojok pada sudut kanan dan kiri dari garis gawang untuk memastikan bahwa jarak ini dapat diamati apabila tendangan sudut dilakukan. Lebar tanda/titik ini adalah 8 cm.

KEPUTUSAN  4

Tempat duduk pemain cadangan, berada dibelakang garis pembatas lapangan tepat disamping daerah bebas yang berada di depan meja pencatat waktu.


PERATURAN  2


BOLA




KUALITAS  DAN  UKURAN

Bola harus :

  • Berbentuk bulat.

  • Terbuat dari kulit atau bahan lainnya.

  • Minimum  diameter 62 cm dan maximum 64 cm.

  • Berat bola pada saat pertandingan dimulai minimum 400 gram dan maximum 440 gram.



  • Tekanannya sama dengan 0,4 – 0,6 atmosfir (400 – 600 g/cm³).


 

PENGGANTIAN  BOLA  RUSAK

Jika bola pecah atau rusak dalam suatu pertandingan:

  • Pertandingan dihentikan sementara.

  • Pertandingan dimulai kembali dengan menjatuhkan bola pengganti di tempat dimana bola pertama tersebut rusak.


Jika bola pecah atau menjadi rusak ketika bola tidak dalam permainan pada saat permainan dimulai, tendangan gawang, tendangan pojok, tendangan bebas, tendangan pinalti atau tendangan ke dalam :

  • Pertandingan dimulai kembali sesuai dengan peraturan biasa.

  • Bola tidak dapat diganti selama pertandingan tanpa ijin dari wasit.


 



KEPUTUSAN  1

Bola dari kulit laken/bulu (felt ball) tidak diperbolehkan.

 

KEPUTUSAN  2

Bola tidak diperbolehkan memantul kurang dari 55 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan pertama ketika dijatuhkan dari ketinggian 2 m. Dalam suatu pertandingan atau kompetisi, hanya bola-bola yang memenuhi persyaratan teknis minimal yang diatur dalam Peraturan No.2 diperbolehkan untuk digunakan.

 

Dalam suatu pertandingan atau kompetisi FIFA dan pertandingan lainnya di bawah pengawasan konfederasi, penggunaan bola Futsal tergantung pada tiga logo persyaratan yang tercantum pada bola:

Logo resmi “FIFA  APPROVED” atau “FIFA  INSPECTED” atau Referensi “International  Match  Ball  Standard”

 

Logo yang tertera pada bola menyatakan bahwa bola tersebut telah diuji secara resmi dan sesuai dengan persyaratan teknis, masing-masing kategori beda spesifikasi yang diatur dalam Peraturan No.2, daftar persyaratan tambahan ditentukan pada setiap kategori dikeluarkan oleh FIFA. Institusi yang ditunjuk oleh  FIFA yang akan melaksanakan pengujian tersebut.

 

Asosiasi Nasional dapat menyetujui penggunaan bola yang akan digunakan untuk kompetisinya sendiri atau pada seluruh kompetisi yang digelar, bola yang digunakan harus memenuhi salah satu dari tiga persyaratan yang telah ditetapkan dari Peraturan No.2

Apabila asosiasi nasional memperbolehkan penggunaan bola berlogo “FIFA APPROVED” atau “FIFA  INSPECTED” untuk kompetisinya sendiri, maka asosiasi nasional juga harus memperkenankan penggunaan bola yang memegang rancangan bebas royalti “Internasional  Matchball  Standard”.

 

Didalam kompetisi FIFA dan kompetisi lainnya dibawah pengawasan konfederasi serta asosiasi nasional, tidak diperbolehkan bentuk iklan komersial apapun tertera pada bola tersebut, kecuali untuk plakat kompetisi, penyelenggara kompetisi serta merek dagang pabrik pembuatnya dengan membatasi ukuran dan jumlah tanda-tanda tersebut.








PERATURAN  3


JUMLAH  PEMAIN




PEMAIN

Dalam setiap pertandingan dimainkan oleh dua tim, masing-masing tim terdiri dari lima pemain, salah satu diantaranya adalah penjaga gawang.

 

PROSEDUR  PERGANTIAN  PEMAIN

Pergantian pemain dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung dengan mengikuti peraturan kompetisi resmi yang dikeluarkan oleh FIFA, konfedarasi atau asosiasi.

Jumlah pemain cadangan atau pemain pengganti maximum tujuh orang pemain.

Jumlah pergantian pemain selama pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti dapat masuk kembali kedalam lapangan untuk menggatikan pemain lainnya.

 

Pergantian pemain dapat dilakukan pada saat bola didalam atau diluar permainan dengan mengikuti persyaratan sebagai berikut:

  • Pemain yang ingin meninggalkan lapangan harus melakukannya didaerah pergantiannya sendiri.

  • Pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan.

  • Pergantian pemain sangat bergantung kepada kewenangan wasit, apakah dipanggil untuk bermain atau tidak.

  • Pergantian dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti menjadi pemain aktif.


 

Penjaga gawang boleh berganti tempat dengan pemain lainnya.

 

PELANGGARAN  DAN  SANGSI

Ketika pergantian pemain sedang dilakukan, seorang pemain cadangan masuk lapangan sebelum pemain yang akan digantikannya meninggalkan lapangan secara sempurna maka:

  • Permainan dihentikan.

  • Pemain yang diganti diperintahkan untuk meninggalkan lapangan.

  • Pemain pengganti tersebut diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.

  • Permainan dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.

  • Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dengan posisi bola ketika permainan dihentikan.


 

Jika pada saat pergantian pemain dilakukan, pemain pengganti masuk lapangan atau pemain pengganti meninggalkan lapangan dilakukan bukan dari tempat atau daerah  pergantian pemain yang telah ditetapkan, maka:

  • Permainan dihentikan.

  • Pemain yang melanggar diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.


Permainan dimulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.

 

Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dimana posisi bola berada ketika permainan dihentikan.



KEPUTUSAN  1

Pada permulaan  permainan, setiap tim harus bermain dengan lima orang pemain.

KEPUTUSAN  2

Jika dalam suatu pertandingan yang sedang berjalan pemain dikeluarkan, maka pemain yang tersisa kurang tiga pemain (termasuk penjaga gawang), pertandingan harus dihentikan untuk seterusnya.

KEPUTUSAN  3

Ofisial tim boleh berikan instruksi taktik kepada para pemainnya selama pertandingan berlangsung. Tetapi ofisial tim tidak dapat/tidak boleh mencampuri gerakan para pemain dan para wasit, dan harus selalu berlaku dengan yang wajar.

 

 

 

 

PERATURAN 4


PERLENGKAPAN  PEMAIN


 

KESELAMATAN

Seorang pemain tidak boleh menggunakan peralatan atau memakai apapun yang membahayakan dirinya sendiri atau pemain lainnya, termasuk bentuk perhiasan apapun.

 

DASAR  PERLENGKAPAN

Dasar perlengkapan yang diwajibkan dari seorang pemain adalah:

  • Seragam atau kostum.

  • Celana pendek – apabila pemain memakai celana dalam stretch pants, warnanya harus sama dengan celana pendek utama.

  • Kaos kaki.

  • Pengaman kaki (shinguards).

  • Sepatu dengan model yang diperkenankan untuk dipakai terbuat dari kain atau kulit lunak atau sepatu gimnastik dengan sol karet atau terbuat dari bahan yang sejenisnya. Penggunaan sepatu adalah wajib.


 

SERAGAM  ATAU  KOSTUM

  • Diberi nomor antara 1 – 15 dan harus tampak pada bagian belakang kostum.

  • Warna nomor harus berbeda dan lebih kontras dengan warna bajunya.


 

Untuk pertandingan Internasional, nomornya juga harus tampak pada bagian depan kostum dalam ukuran yang lebih kecil.

 

PENGAMAN  KAKI  (Shinguards).

  • Secara keseluruhan pengaman kaki harus ditutup oleh kaos kaki.

  • Terbuat dari bahan yang cocok (karet, plastik atau bahan sejenis).

  • Harus memberikan tingkat perlindungan yang cukup.


 

PENJAGA  GAWANG

  • Penjaga gawang diperkenankan memakai celana panjang, di bagian luar harus di tutup dengan kaos kaki.

  • Setiap penjaga gawang memakai warna yang mudah membedakannya dari pemain lain serta wasit.

  • Jika seorang pemain yang berada diluar lapangan ingin mengganti penjaga gawang, baju yang dipakai penjaga gawang pengganti, oleh pemain tersebut harus ditandai pada bagian belakang dengan nomor pemain itu sendiri.


 

PELANGGARAN  DAN  SANGSI

Untuk setiap pelanggaran dari Peraturan ini :

  • Pemain yang melakukan kesalahan akan diperintahkan oleh wasit untuk meninggalkan lapangan, membetulkan perlengkapannya atau melengkapi salah satu perlengkapan yang hilang atau belum dipakai. Pemain tidak boleh kembali ke dalam lapangan tanpa melapor terlebih dahulu kepada salah seorang wasit, yang kemudian memeriksa perlengkapan pemain tersebut. Pemain diperkenankan masuk kembali, ketika bola berada diluar permainan (when the ball is out of play)


 

MEMULAI KEMBALI PERTANDINGAN

Jika Wasit hentikan permainan (sementara) untuk berikan peringatan dan menunjukkan kartu kuning terhadap pemain (yang) melakukan pelanggaran.

  • Memulai kembali pertandingan dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan pemain dari tim lawan dari tempat bola berada ketika wasit hentikan permainan


KEPUTUSAN

  1. Para pemain tidak boleh memperlihatkan kaos dalam yang memuat slogan atau iklan.


Pemain yang melepaskan baju kaos memperlihatkan slogan atau iklan harus diberikan sangsi oleh pengurus bidang kompetisi.

  1. Baju kaos harus pakai lengan.



PERATURAN  5


WASIT




WEWENANG  WASIT

Setiap pertandingan dipimpin oleh seorang wasit yang memiliki wewenang penuh untuk memegang teguh Peraturan Permainan sehubungan dengan pertandingan dimana ia telah ditunjuk untuk memimpinnya, terhitung mulai dari saat ia masuk sampai dengan ia meninggalkan lapangan tersebut.

 

KEKUASAAN  DAN  TANGGUNG  JAWAB  WASIT

  • Memegang teguh Peraturan Permainan.

  • Membiarkan permainan terus berlanjut ketika terjadi pelanggaran pada salah satu tim, namun pada saat yang sama tim yang dilanggar mempunyai kesempatan untuk mencetak gol. Tetapi, jika kesempatan tersebut tidak dapat diraihnya, wasit tetap akan memberikan hukuman kepada tim yang membuat  pelanggaran sebelumnya.

  • Mencatat hasil pertandingan sebagai bahan laporan pertandingan, termasuk memberikan hukuman terhadap para pemain dan/atau ofisial tim pada insiden lainnya yang terjadi sebelum, selama dan seusai pertandingan.

  • Bertindak sebagai pencatat waktu jika ofisial/petugas yang ditetapkan, tidak hadir.

  • Menghentikan, menunda atau mengakhiri pertandingan untuk setiap pelanggaran peraturan atau yang disebabkan oleh bentuk campur tangan luar.

  • Memberikan hukuman terhadap pemain yang salah dan mengeluarkan pemain tersebut.

  • Memastikan/menjamin bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berkepentingan masuk kedalam lapangan.

  • Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah dan memastikan bahwa ia dipindahkan dari lapangan.

  • Memperkenankan permainan diteruskan hingga bola keluar lapangan  permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya cidera ringan.

  • Memastikan bahwa setiap bola yang digunakan memenuhi persyaratan dari Peraturan No.2


 

KEPUTUSAN  WASIT

Semua keputusan wasit mengenai fakta yang berhubungan dengan permainan adalah final dan tidak dapat dirubah.

Wasit dan wasit kedua hanya dapat merubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.

KEPUTUSAN  1

Jika wasit dan wasit kedua, secara bersamaan mengeluarkan sinyal pelanggaran secara bersamaan dan terdapat perbedaan keputusan, maka tetap keputusan wasitlah yang dibenarkan.





KEPUTUSAN  2

Wasit dan wasit kedua, memiliki hak memperingatkan atau mengeluarkan pemain, tetapi jika terjadi perbedaan diantara mereka, maka tetap keputusan wasitlah yang dibenarkan.

...

------------------------------------

Untuk peraturan selengkapnya dapat didownload dari link ini

Link 1 (pdf)

Link 2 (doc)

 

Monday, March 14, 2011

Skin, LCD dan Keyboard Protector

 

Perkembangan teknologi komputerisasi mau tidak mau menjadikan komputer semakin mudah didapat oleh konsumen. Bagi beberapa orang, laptop juga menjadi pilihan yang lebih menarik dikarenakan kemudahan, kepraktisan dan desainnya.

Kita tidak dapat menjamin berapa lama keawetan laptop yang kita punyai, apalagi dengan penggunaan setiap harinya tentu menjadikan barang kecil berharga kita ini tidak secantik dulu. untuk sedikit menjaga keawetannya, perlu dilakukan perawatan dan perlindungan pada tampilan fisik laptop kita.

Perawatan dengan pembersihan secara teratur bisa menggunakan cairan pembersih pada layar LCD dan skin laptop, sedangkan kuas lembut digunakan pada keyboardnya. Selain itu bagi yang menghendaki perlindungan pada skin, lcd dan keyboard, telah banyak dijual berbagai macam pelindung / protektor. Akan tetapi perlu cermat juga saat memilihnya. Untuk keyboard protektor yang banyak digunakan oleh pengguna laptop hanyalah pelindung biasa yang hanya melindungi keyboard saja. Bentuknya berupa lembaran transparan yang menutupi dan tidak tahan lama serta mudah kotor.

Ada bentuk keyboard protektor lainnya yang lebih baik karena lebih transparan, tidak mudah kotor, tidak bisa kusut. Protektor ini juga dapat dicuci dan disesuaikan dengan bentuk keyboard kita.



Lindungi notebook anda sedini mungkin..

--------------------------------------------

 

Transparent Skin Protector

Memberikan perlindungan pada kulit luar laptop / notebook dengan efek bening yang menyatu dengan warna asli laptop.

Terdapat 2 jenis skin:

Skin yang polos (Rp 80.000) > Skin blue, Skin green, Skin pink

Skin yang bermotif (Rp 85.000) > Skin leaf, Skin kulit jeruk, Skin triangle cubic, Skin bamboo

Skin protektor sangatlah dibutuhkan untuk menghindari goresan yang tidak diinginkan pada laptop.

---------------------------------------------

LCD Screen Protector




Memberikan perlindungan pada layar notebook dengan berbahan dasar PET. Merekat dengan baik dan bening transparan serta tersedia pada semua ukuran.

LCD protektor tidak kalah pentingnya bagi laptop kita. apalagi jika dari pembeliannya tidak dilengkapi dengan protektor ini. LCD laptop sangat mudah kotor karena seperti menarik debu disekitarnya. dan jika kotor akan terlihat sekali, apalagi jika tidak sengaja tergores.

Melindungi LCD notebook anda dengan anti radiasi, anti jamur dan anti gores.

Harga Rp 80.000

---------------------------------------------

Silicone Keyboard Protector



Memberikan perlindungan pada keyboard yang ekstra tipis, transparan, waterproof, anti debu dan bisa dicuci. Tersedia sesuai dengan bentuk keyboard notebook (Rp 65.000).

CP: 085640667433

-------------------------------------------------

Lindungi notebook kita otomatis lindungi data berharga didalamnya..

 

Nah setelah melindungi tampilan fisik notebook nya jangan lupa melakukan perawatan pada sistemnya juga untuk menjaga keawetan barang berharga kecil kita itu..