Sunday, January 1, 2012

Kaleidoskop Tahun 2011 : Berita Nasional

 

Tulisan ini disajikan dalam rangka mengingat kembali beberapa kejadian sepanjang 2011. Saudara-saudara dapat merasakan bahwa ternyata satu tahun tidak terasa sudah terlewati. Tulisan ini ditulis di malam tahun baru, jadi saya ucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2012..

 

 

Kasus Melinda




Kasus ini menghebohkan masyarakat di tahun 2011 ini. Sampai sekarang pun kasus ini masih berjalan. Ketakutan dan trauma akan kejahatan perbankan di Indonesia tampaknya belum pudar. Bukan apa-apa, orang masih belum lupa gonjang-ganjing Bank Century yang gagal mengembalikan dana nasabah pada 2009.

Maka wajar ketika kekhawatiran akan keamanan dana nasabah di bank selalu menjadi sorotan. Pada 2011 ini, Inong Malinda menjadi salah satu tokoh sentral, ikon bahkan, yang menandai betapa rawannya dana nasabah yang tersimpan dalam bank. Salah satu pejabat eksekutif Citibank ini terlibat dalam penggelapan dana nasabah sebesar kurang lebih Rp 44 miliar dari nasabah-nasabah eksekutif yang ia tangani.

Sebagai manajer senior di Citibank, Malinda mendapat akses ke nasabah-nasabah dengan dana besar yang mempercayakan pengelolaan uang mereka sepenuhnya pada dia. Dalam persidangan pertamanya yang baru berjalan pada 9 November lalu, Malinda dituduh meminta nasabahnya untuk menandatangani blanko-blanko kosong sehingga memudahkan ia untuk mentransfer dana-dana nasabahnya untuk kepentingan pribadi.

Ia didakwa dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Malinda juga sudah mengakui pernah mentransfer dana sebesar Rp 21,5 miliar dari rekening nasabahnya ke rekening milik salah satu iparnya. Yang menghebohkan dari Malinda, selain kasusnya, adalah penampilan fisiknya. Gaya hidupnya yang glamor dan kegemarannya terhadap operasi plastik membuat ia jadi terdakwa yang menonjol. Polisi menyita koleksi mobil mewahnya. Selain itu, Kepolisian RI juga harus menanggung biaya operasi atas silikon di dadanya yang meradang.

 

Film Hollywood




Siapa yang menyangka ketiadaan film-film Hollywood di bioskop-bioskop di kota-kota besar di Indonesia bisa dianggap sebagai sebuah kondisi darurat nasional? Seperti itulah yang terjadi pada 2011 lalu, sampai-sampai Menteri Pariwisata dan Kebudayaan saat itu, Jero Wacik, harus turun tangan.

Dari Januari sampai Juli, polemik ketiadaan film-film Hollywood ini berlangsung. Akibatnya, Indonesia sampai sempat ketinggalan beberapa film blockbuster yang menyedot banyak pengunjung. Bahkan, muncul gelombang wisatawan dari Jakarta yang sengaja terbang ke Singapura sekadar untuk menonton film.

Tunggakan pajak adalah penyebab utama masalah ini. Pemerintah berkeras bahwa beberapa importir film yang tergabung dalam jaringan kelompok 21 (yang notabene menguasai peredaran film asing di Indonesia) menunggak pajak bea masuk impor sampai Rp 310 miliar.

Yang mengherankan, pada awalnya, jaringan 21 mengklaim bahwa pemerintah memberlakukan pajak baru untuk film-film yang akan masuk, sementara pemerintah berkeras bahwa aturan ini sudah ada sejak lama. Hanya jaringan 21-lah yang belum melunasi kewajiban mereka. Dan sampai sekarang, masih belum jelas apa kesepakatan pemerintah dan pihak pengusaha bioskop mengenai tunggakan pajak atas film-film itu.

 

Abu Bakar Baasyir



Nama Abu Bakar Baasyir seolah jadi sasaran utama dan langganan aparat hukum Indonesia ketika sebuah plot terorisme terungkap. Yang terakhir, ia mendapat hukuman 15 tahun penjara pada bulan Juni 2011 atas dakwaan telah mendukung sebuah kamp pelatihan terorisme militan di Aceh.

Polisi menyebut, dari kamp pelatihan itu, terdapat sekitar 120 nama calon pelaku terorisme. Pengadilan Tinggi Jakarta pada Oktober 2011 memotong masa penjara Baasyir menjadi 9 tahun. Dan sampai sekarang, tim pengacara Baasyir masih menunggu keputusan final hukuman bagi kliennya dari Mahkamah Agung.

Abu Bakar Baasyir selalu disebut-sebut sebagai pembaiat dan pemimpin spiritual bagi para pelaku aksi terorisme di Indonesia. Ia sendiri selalu menolak tuduhan-tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa proses hukum yang menuduhnya hanyalah rekaan Amerika Serikat.

Resminya, ustad kelahiran Jombang berusia 73 tahun ini adalah bekas pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia dan pendiri pondok pesantren Al Mu'min di Ngruki, Jawa Tengah. Nama Baasyir mulai mencuat pada 2002, sesudah kejadian bom Bali. Saat itu, ia juga dituduh sebagai salah satu otak perencana pengeboman.

Sampai sekarang, setiap aksi terorisme yang terjadi, Baasyir masih dianggap sebagai otak perencananya.

 

Nazaruddin



Ini dia berita Nasional yang mendapat kritik masyarakat Indonesia. Melalui media masyarakat pun menjadi bingung akan kebenaran perkataan dan kelakuan-kelakuan pria ini. Tak diragukan lagi, anggota DPR dan mantan bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, adalah kasus hukum terbesar pada 2011. Yang terpenting dicatat dari Nazaruddin adalah keberhasilannya menaikkan lagi tingkat kekotoran politik di Indonesia.

Kasus Nazaruddin berawal dari pemeriksaan KPK atas pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI di Jakabaring, Palembang. Jumlah suap yang ia terima sangat besar, yaitu $ 3 juta (Rp 26,5 miliar). KPK menduga uang ini tidak hanya berhenti di Nazaruddin, tapi juga ke sesama rekannya anggota Partai Demokrat.

Tepat beberapa saat sebelum KPK mengeluarkan pencekalan terhadap M Nazaruddin, politisi berusia 32 tahun ini melarikan diri ke luar negeri. Tidak seperti pelarian lain yang berusaha menghapus jejak, Nazaruddin malah meninggalkan jejak di mana-mana. Ia diwawancara oleh dua stasiun televisi berita di Indonesia melalui jaringan telepon dan Skype.

Hasil wawancaranya pun ditayangkan langsung oleh dua televisi tersebut. Selama dalam pelarian, ia menyebut bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengetahui soal berbagai aliran dana yang harus ia kelola dalam kapasitasnya sebagai bendahara partai sang presiden.

Nazaruddin juga mengungkap adanya dana untuk memenangkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum Partai Demokrat. Nazaruddin menjadi buronan dan kabur dari Indonesia pada bulan Mei, lalu tertangkap pada Agustus 2011 di Kartagena, Kolombia. Ia segera dipulangkan dan sampai sekarang masih dalam penahanan KPK. Nazaruddin juga menuntut KPK dalam sidang pra-peradilan. Alasannya, ia meminta barang-barang dan data yang disita darinya saat tertangkap untuk dikembalikan karena telah diambil secara tidak sah.

 

Nurdin Halid




Pada 2011, semua permasalahan akan sepakbola di Indonesia tampaknya mengerucut pada satu nama yaitu Nurdin Halid. Ia menjabat Ketua Umum PSSI sampai akhirnya mundur pada April 2011 setelah mendapat tekanan politik dan sosial dari para politisi, pemilik klub, sampai pencinta sepak bola di Indonesia.

Masa kekuasaan Nurdin Halid sebagai Ketua PSSI terbilang kontroversial. Ada beberapa alasan, pertama adalah status Nurdin sebagai seseorang yang pernah menjalani hukuman karena terbukti melakukan tindak kriminal pada 2007.

Saat masih mendekam dalam penjara pun, Nurdin menolak untuk mundur sebagai Ketua Umum PSSI. Padahal, statuta FIFA tidak mengizinkan seseorang yang sedang menjalani masa hukuman kriminalnya menjabat di organisasi sepakbola.

Prestasi tim Indonesia juga makin terpuruk di bawah kepemimpinan Nurdin. Puncaknya adalah Piala Suzuki AFF. Setelah beberapa permainan yang cukup membanggakan dan membawa Indonesia ke seminfinal, Indonesia harus rela menjadi juara kedua, dikalahkan 3-0 oleh Malaysia. Salah satu alasan kekalahan adalah politisasi tim sepakbola Indonesia oleh Nurdin.

Setelah itu, jalan menuju mundurnya Nurdin Halid pun masih panjang. PSSI sempat akan menggelar kongres tahunannya di Pulau Bintan, tapi kemudian mundur dan pindah ke Bali pada Januari 2011. Di kedua tempat tersebut, berlaku pengamanan ketat.

Sepeninggal Nurdin, FIFA akhirnya menunjuk tujuh orang untuk menjadi anggota Komite Normalisasi. Komite inilah yang nantinya akan mengawasi berlangsungnya kongres PSSI berikutnya pada bulan Mei. Kongres bulan Mei di Solo ini kemudian memunculkan Ketua Umum baru yaitu Djohar Arifin.

 

SNMPTN




Setiap tahunnya, berita tentang SNMPTN selalu menjadi topik yang banyak dibicarakan dan diresahkan. SNMPTN menjadi penentu nasib bagi ratusan ribu pelajar yang baru lulus SMA dan ingin melanjutkan ke universitas.

Pencarian akan topik ini mencapai puncaknya saat keluar hasil SNMPTN tahun ini. Dalam pencarian itu, ada harapan dan mimpi yang terwujud, tak sedikit juga yang kandas. Tingginya pencarian terhadap hasil SNMPTN menunjukkan bahwa universitas negeri masih menjadi impian bagi banyak pelajar SMA. Keberhasilan memasuki universitas negeri seolah menjadi jaminan sukses di masa depan bagi para pelajar ini.

Universitas negeri masih diterjemahkan sebagai kualitas pendidikan tinggi yang sudah terjamin. Komersialisasi pendidikan sebenarnya sudah menghadirkan banyak universitas asing di Indonesia, dengan keunggulan-keunggulannya masing-masing. Meski begitu, ternyata universitas negeri masih menjadi pilihan utama para pelajar.

Universitas negeri masih diartikan sebagai pendidikan yang murah (meski sebenarnya tidak) dengan kualitas unggulan. Selain itu, universitas negeri masih memiliki faktor gengsi tinggi untuk dimasuki. Belajar di fakultas dengan sedikit peminat, asalkan di universitas negeri, sering dianggap masih lebih bergengsi daripada belajar di fakultas unggulan tapi di swasta.

 

Harga Premium




Ketergantungan kelas menengah kita terhadap bahan bakar fosil berharga murah memang terlalu tinggi. Meski pemerintah sudah menganjurkan agar para pengguna kendaraan pribadi untuk tidak membeli premium, karena disubsidi, tetap saja imbauan itu tak terlalu digubris di lapangan.

Perkembangan terbaru dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan, aturan soalbahan bakar bersubsidi akan rampung pada 2012. Aturan ini akan membahas soal siapa saja di masyarakat yang berhak mengkonsumsi bahan bakar minyak bersubsidi, seperti nelayan serta pengguna kendaraan umum dan kendaraan roda dua.

Jika peraturan ini berjalan, maka mulai April 2012, kendaraan pribadi roda empat akan dilarang untuk menggunakan BBM bersubsidi.

Selama ini, konsumsi bahan bakar bersubsidi terbesar selalu dilakukan oleh kendaraan pribadi roda empat. Padahal para pengguna kendaraan pribadi roda empat adalah kelompok masyarakat yang mampu untuk membeli BBM dengan harga normal, bukan harga subsidi.

Di sisi lain, pemerintah sudah kewalahan untuk membayari subsidi bahan bakar yang terus-terusan membengkak setiap tahunnya. Jika pemerintah menaikkan harga BBM, dikhawatirkan akan memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat.

 

Gayus Tambunan



Kasus ini sangat menggemaskan jika dikenang. Sosok pria yang dapat menjelma berbagai bentuk dan kemewahan yang didapatnya. Berbagai sorotan yang muncul setelah kemunculan terdakwa kasus korupsi dan pencucian uang Gayus Tambunan pada sebuah turnamen tenis internasional di Bali pada 2010 tidak mengubah keadaan.

Gayus Tambunan sering terlihat berada di luar tahanan meski sudah menerima hukuman penjara 7 tahun atas penggelapan pajak. Sampai 7 November 2011 lalu, pengadilan masih gagal menghadirkan Komisaris Polisi Iwan Siswanto, eks Kepala Rumah Tahanan Markas Komando Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok.

Menurut Gayus, ia sudah membayar uang sejumlah Rp 264 juta pada Iwan sejak pertengahan tahun ini agar bisa leluasa keluar masuk rumah tahanan. Sudah dua kali Iwan gagal dihadirkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta.

Gayus tercatat pernah keluar masuk rutan sebanyak 78 kali selama ditahan sejak Juli – November 2010. Penjaga rutan Mako Brimob mengatakan bahwa Gayus sering keluar tahanan tanpa surat keterangan jelas. Bukan hanya Gayus, mantan Kepala Bareskrim Susno Duadji dan perwira polisi Wiliardi Wizard juga leluasa keluar masuk rumah tahanan.

Pemberitaan soal Gayus pada 2011 juga diwarnai dengan kabar bahwa meski dalam tahanan, istri Gayus mengandung dan melahirkan anak kembar. Selain itu, mantan jaksa yang menangani kasus Gayus, Cirus Sinaga, dijatuhi hukuman penjara lima tahun. Cirus dinyatakan bersalah karena telah menghalang-halangi penyelidikan atas kasus Gayus Tambunan.

 

Hukuman TKI




Sudah berulang kali tenaga kerja Indonesia menghadapi masalah hukum di negara tempat mereka bekerja. Dan kita di dalam negeri selalu mengetahuinya saat semua sudah terlambat. Sering kita mendengar atau mengetahui bahwa tenaga kerja Indonesia di luar negeri sedang menghadapi ancaman hukuman mati.

Pada 2011, kasus Ruyati mencuat ke permukaan. Oleh hakim di Saudi Arabia, Ruyati dinyatakan bersalah karena telah membunuh istri pekerjanya, Khoiriyah Omar Moh Omar Hilwani. Atas kejahatannya itu, Ruyati harus menghadapi hukuman pancung. Menurut Ketua BNP2TKI, Jumhur Hidayat, Ruyati bertengkar dengan majikannya karena permintaannya untuk pulang kampung tidak dipenuhi.

Kedutaan Besar Indonesia di Saudi Arabia menambahkan bahwa faktor lainnya adalah gaji Ruyati selama tiga bulan yang belum kunjung dibayar dan majikan yang terlalu menuntut. Meski begitu, tidak ada bukti bahwa Ruyati disiksa selama bekerja dengan majikannya.

Ruyati membunuh majikannya pada 12 Januari 2010. Keputusan atas hukuman Ruyati jatuh pada 14 Juli 2010. Kedutaan Besar Indonesia di Saudi Arabia hanya dua kali mengawal kasus persidangan Ruyati. Tetapi, ini atas dasar ketiadaan informasi akan proses peradilan dari pemerintah Saudi Arabia.

Dari sini terlihat jelas, bahwa perlindungan atas TKI di luar negeri tidak bisa dilakukan dengan pendekatan kasus per kasus, tapi juga dengan pendekatan politik ke Saudi Arabia. Yang dibutuhkan di sini adalah keterbukaan informasi dari pemerintah Saudi Arabia ke negara-negara lain yang mengirimkan tenaga kerjanya ke sana.

 

Pulau Komodo




Masuknya komodo sebagai salah satu kandidat tujuh keajaiban dunia baru dalam kompetisi yang diadakan oleh Yayasan New 7 Wonders tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri buat bangsa Indonesia.

Hanya saja, kemudian kita tahu bahwa kompetisi ini memiliki lubang-lubang yang bisa membuat kita terjerembab. Salah satunya adalah biaya-biaya perizinan yang harus dibayar ke Yayasan New 7 Wonders jika komodo terpilih menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia baru tersebut lewat pemilihan via SMS.

UNESCO juga sempat mengeluarkan pernyataan resmi yang mempertanyakan reputasi yayasan tersebut. Apalagi kemudian diketahui bahwa kantor yayasan ini tidak beralamat jelas, menumpang di sebuah museum yang buka saat musim panas, dan relatif tidak dikenal oleh media maupun masyarakat di Swiss. Fakta-fakta ini dikumpulkan oleh KBRI di Swiss.

Dukungan buat Pulau Komodo ini pun menjadi sebuah kampanye nasional yang ujung tombaknya adalahmantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Duta Komodo. Sayangnya, kritik terhadap mekanisme pemilihan Pulau Komodo sebagai calon keajaiban dunia baru ini ditanggapi secara politis. Bahwa ini adalah serangan terhadap Jusuf Kalla secara personal, dan bukan atas bahaya eksploitasi sebuah yayasan dengan reputasi tak jelas pada nasionalisme bangsa Indonesia.

 

SEA GAMES 26th 2011






Setelah pulau komodo resmi menjadi Tujuh Keajaiban Dunia, akhirnya Komodo pun dijadikan ikon bagi pesta olahraga terbesar di ASEAN ini. Sea Games pada tahun 2011 ini resmi digelar di Indonesia. Indonesia menjadi tuan rumah Sea Games ke 26 ini yang memusatkan kegiatannya di Jakarta dan Palembang.

Sebelum Sea Games banyak yang mengira ketidak siapan Indonesia dalam mempersiapkan pesta olahraga ini, mengingat banyaknya infrastruktur dan fasilitas Sea Games yang belum jadi dan dikebut. Tetapi itu semua terhapuskan oleh kekaguman yang dimunculkan dalam Opening Ceremony Sea Games di Palembang. Indonesia pun membuktikan dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam Sea Games ini.

Sea Games yang berlangsung hanya beberapa hari saja ini menyedot segenap perhatian khususnya masyarakat Indonesia. Segenap dukungan diberikan oleh masyarakat terhadap tim Merah Putih. Sepanjang Sea Games ini terbentuk rasa nasionalisme yang sangat tinggi dari segenap masyarakat dari atlet maupun penonton. Dalam Sea Games juga diciptakan sebuah official song yang tidak kalah dahsyatnya dalam memompa semangat bangsa yaitu Ayo Indonesia Bisa dan Kita Bisa (Wae Wae O).

Di akhir Sea Games Indonesia patut berbangga atas prestasi tim Merah Putih yang menjadi Juara Umum. Segala penghargaan disabet oleh atlet-atlet muda Indonesia di kejuaraan ini.

 

Sumber Referensi dan Gambar:

www.yahoo.co.id

Kaleidoskop Tahun 2011 : Berita Menarik dan Unik

 

Tulisan ini disajikan dalam rangka mengingat kembali beberapa kejadian sepanjang 2011. Saudara-saudara dapat merasakan bahwa ternyata satu tahun tidak terasa sudah terlewati. Tulisan ini ditulis di malam tahun baru, jadi saya ucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2012..

 

 

Norman Kamaru




Media Youtube telah membuat pria asal gorontalo ini menjadi dikenal penduduk se nusantara ini. Norman Kamaru mencuri perhatian ketika berjoget mengikuti sebuah lagu India di pos jaga. Norman tidak hanya berhasil menghibur koleganya yang sedang sedih, tapi juga ratusan juta warga Indonesia yang rupanya menyukai sosok polisi jenaka.

Artis youtube Indonesia ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya beberapa orang juga mendadak terkenal dengan rekaman di youtube mereka. Tetapi bedanya adalah Norman memang pandai menyanyi dan menari sehingga dapat membuat masyarakat berdendang juga.

Ketenaran nya di awal hari-harinya membuat nya sangat sibuk karena mendapatkan banyak tawaran menyanyi di berbagai tempat. Norman yang saat itu berpangkat Briptu pun mendapat kawalan dari kepolisian juga di setiap acara. Dan pada akhirnya Norman keluar dari kepolisian dan menjadi penyanyi dan aktor.

 

Crop Circle Indonesia



Di tahun 2011, masyarakat sempat heboh dengan pemberitaan tentang pola seni ini yang terjadi di Yogyakarta. Timbul banyak pendapat maupun dugaan akan datangnya makhluk luar angkasa ini. Kegemparan muncul ketika sebuah sawah di Sleman, Yogyakarta, menampilkan pola aneh (yang menurut sebagian orang, dibikin oleh UFO). Benarkah mahluk luar angkasa mampir di Sleman dan meninggalkan jejak?

Seorang petani bernama Tukiman menemukan pola-pola lingkaran itu pada hari Minggu pagi. Keesokannya, polisi sudah membatasi area pola lingkaran dengan diameter 70 meter itu menggunakan pita kuning. TNI pun ikut mengirimkan helikopter untuk mengambil gambar dari udara. Masyarakat sekitar Yogyakarta langsung berkumpul untuk melihat langsung "jejak" mahluk luar angkasa. Satu orang bahkan meninggal saat melihat pola lingkaran. Ia tergelincir ketika mendaki bukit yang licin akibat hujan demi melihat pola lingkaran.

Pola tanaman serupa juga muncul seminggu kemudian di Dusun Kumbangan, Magelang. Peneliti Lapan kemudian menyimpulkan bahwa pola sawah itu adalah buatan manusia. Alasannya, ada padi-padi yang diinjak dan tercabut oleh para pelaku saat ‘membuat’ pola lingkaran. Mereka juga menyimpulkan bahwa pola-pola tanaman ini bisa dengan mudah dibuat menggunakan tali.

Sekumpulan mahasiswa asal Universitas Gadjah Mada mengaku bertanggungjawab atas pembuatan pola tanaman ini, tapi belum ada penjelasan lengkap. Pada Mei 2011, muncul lagi crop circle baru yang lebih besar di Bekasi, Jawa Barat. Kali ini, belum jelas siapa yang bertanggungjawab dengan pola berdiameter 90 meter.

 

Gerhana Bulan






Secara umum, berbagai fenomena astronomi selalu menarik untuk dilihat oleh manusia, termasuk gerhana bulan. Yang menarik dari gerhana bulan pada 16 Juni 2011 lalu adalah, ini gerhana bulan terlama sepanjang sejarah. Selama 100 menit, orang bisa melihat berbagai tahap perubahan warna gerhana bulan total tersebut. Lamanya periode gerhana ini disebabkan oleh posisi bulan dekat dengan pusat bayangan bumi.

Menurut peneliti Lapan, Thomas Djamaluddin, lama gerhana bulan bergantung pada jarak lintasan bulan terhadap pusat bayangan bumi dan jarak bulan terhadap bumi. Selain durasinya yang lama, informasi tentang gerhana bulan kali ini banyak dicari orang karena gerhana tersebut bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.

Sebenarnya tidak ada dampak berarti dari gerhana bulan total selain pasang laut mencapai ketinggian maksimum. Pencarian akan gerhana bulan juga dipusatkan pada lokasi dan jam paling tepat untuk melihat berbagai perubahan warna bulan, terutama saat bulan berwarna merah darah.

Selain itu gerhana bulan di Indonesia juga kembali terjadi pada bulan Desember 2011 lalu.

 

Penipuan SMS




Peristiwa ini menbuat Polisi Indonesia akhirnya menangkap sekitar 177 orang asing yang berasal dari Taiwan dan Cina atas tuduhan penipuan lewat pesan pendek (SMS). Modus mereka adalah dengan berpura-pura menjadi ibu si penerima pesan pendek dengan nomor sementara, kemudian meminta penerima SMS untuk mengirimkan pulsa ke nomor tersebut.

Dengan adanya 220 juta nomor ponsel di Indonesia, sudah pasti modus kriminal ini meresahkan para penerima SMS. Untuk urusan satu ini, polisi ternyata cukup cepat bertindak. Mabes Polri bekerjasama dengan Polda Metro Jaya melakukan penangkapan secara maraton di 15 tempat di Jabodetabek. Menurut polisi, mereka menindaklanjuti permintaan penangkapan dari polisi Cina dan Taiwan.

Para pelakunya ditangkap di Jalan Kana 2 No.17 Sektor III.3, Cluster Puspitaloka BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Polisi tidak benar-benar mengatakan bahwa merekalah para pengirim SMS "mama minta pulsa", tapi hanya menyatakan bahwa modus para pelaku ini mirip. Ada yang mengatasnamakan pemerintah Taiwan atau malah sampai mengaku sebagai Kapolsek baru dan meminta uang.

Meski polisi berhasil mengamankan para pelaku pengirim SMS penipuan ini, tapi pulsa para pengguna telepon seluler di Indonesia ternyata belum aman. Pulsa mereka malah terpotong oleh penyedia layanan SMS premium yang leluasa beroperasi tanpa izin dan sepengetahuan pelanggan.

 

Wabah Ulat Bulu




Pada tahun 2011, berbagai wilayah di Indonesia terkena bencana berupa wabah ulat bulu. Dalam jumlah besar mereka memenuhi tanaman dan pepohonan di Probolinggo, Malang, Denpasar, Pasuruan, Jombang, Bandung, Yogyakarta, sampai Bekasi.

Ulat bulu merusak tanaman dan berpotensi menyebabkan gatal-gatal pada manusia. Langkah pembasmian menggunakan pestisida pun kemudian dilakukan. Padahal ini ternyata menimbulkan efek samping, karena dianggap sebagai langkah instan dan kurang tepat dalam jangka panjang untuk mengatasi wabah ulat bulu.

Penyebab kemunculan ulat bulu ternyata berhubungan dengan kelestarian alam. Profauna Indonesia menyebutkan, perburuan liar yang dilakukan secara besar-besaran terhadap burung liar (sebagai komoditas perdagangan) menjadikan populasi pemakan ulat ini menurun. Sehingga, ulat-ulat tersebut bisa berkembangbiak dengan leluasa karena musuh utamanya sudah tidak ada.

Selain karena berkurangnya predator yang memakan ulat bulu, peningkatan rata-rata suhu udara juga ikut berpengaruh. Siklus hidup dan berkembangbiaknya ulat bulu menjadi lebih cepat akibat udara hangat. Wabah ulat bulu bukanlah kejadian pertama, tapi ini yang paling mencolok karena hamanya terlihat jelas. Sebelumnya, malah tanaman cabai se-Jawa layu menguning akibat serangan hama tanaman.

 

Nikah Massal Senayan



Sebanyak 4541 pasangan menikah secara massal pada Juli 2011 lalu di Istora Senayan, Jakarta. Mereka berasal dari kelompok agama yang berbeda, terdiri dari 3112 pasangan beragama Islam, 1248 dari Kristen Prostestan, 96 Katolik, 25 Buddha, 12 Hindu, serta 8 Konghucu.

Acara pernikahan massal bagi penduduk miskin ini diadakan oleh sebuah stasiun televisi lokal dan diklaim sebagai acara serupa dengan jumlah peserta terbesar di dunia. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pun memberikan pernyataan tertulis. "Kegiatan ini tidak hanya membantu pasangan tidak mampu untuk mendapatkan legalitas status pernikahan mereka. Namun lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk perlindungan sosial pemerintah kepada masyarakat dalam memperoleh hak sipilnya sebagai warga kota Jakarta."

Karena tingginya pungutan di berbagai proses birokrasi negeri ini, wajar jika surat-surat resmi menjadi sebuah kemewahan tersendiri bagi penduduk miskin kota. Padahal, untuk menjadi tercatat dan diakui oleh negara adalah sebuah hak.

Mereka yang berpartisipasi dalam pernikahan massal ini tidak semuanya pasangan baru. Beberapa ada yang sudah menikah, tapi belum memiliki buku nikah hanya karena mahalnya mengurus birokrasi standar.

Kaleidoskop Tahun 2011 : Peristiwa, Tragedi Dan Bencana

Tulisan ini disajikan dalam rangka mengingat kembali beberapa kejadian sepanjang 2011. Saudara-saudara dapat merasakan bahwa ternyata satu tahun tidak terasa sudah terlewati. Tulisan ini ditulis di malam tahun baru, jadi saya ucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2012..

 

 

Tsunami Jepang




Tahun 2011 terjadi gempa terbesar sepanjang sejarah modern di Jepang pada Maret 2011. Pusat gempa ini terletak pada kedalaman 10 km, dengan jarak 125 km dari pesisir timur, 380 km arah timur laut Tokyo. Kejadian ini diliput terus selama beberapa hari sejak kejadian di media-media di Indonesia karena selain gempa, terjadi tsunami dan bahaya radiasi yang menarik perhatian dunia.

Gempa ini kemudian disusul dengan tsunami setinggi 10 meter yang menyapu kota di pesisir, menyapu apapun yang menghadangnya hingga sejauh 7 km. Hampir 16 ribu orang tewas, 4 ribu orang hilang dan enam ribu terluka di delapan prefektur. Tak kurang dari 125 ribu bangunan rusak dengan kerugian diperkirakan mencapai $ 300 miliar.

Tetapi bangsa Jepang langsung bangkit bahu-membahu untuk menyalurkan bantuan bagi sesama. Ketika pasokan listrik berkurang (karena pembangkit listrik tenaga nuklir harus dimatikan) mereka berprakarsa untuk mengurangi penggunaan listrik supaya semua orang kebagian. Bangsa Jepang menawarkan pandangan baru, bahwa ada andil Tuhan atau tidak, bencana adalah kesempatan bagi manusia untuk menunjukkan kekuatan hati mereka: cepat bangkit dan saling menolong.

 

Gunung Anak Krakatau






Di tahun 2011 ini, Indonesia pun tidak lepas dari kejadian alam, walaupun tidak membahayakan seperti tsunami Jepang.

Ledakan dahsyat Gunung Krakatau tahun 1883 belum hilang dari ingatan dan sejarah orang Indonesia. Dentuman terdengar hingga sejauh 3000 km, dan bumi tertutup debu vulkanik selama hampir satu tahun. Kemudian pada tahun 1928, Anak Krakatau muncul dari lautan dan terus bertambah tinggi hingga sekarang. Dalam jangka waktu 75 tahun, tingginya kini mencapai lebih dari 300 meter di atas permukaan laut.

Kengerian letusan Krakatau diturunkan kepada Anak Krakatau, gunung berapi aktif termuda di Indonesia. Sejak September 2011, gunung ini berstatus waspada. Aktivitas gunung meningkat, ditandai gempa tektonik hingga 6000 kali setiap hari. Asap tipis terlihat di puncak, tapi tanpa disertai lontaran material vulkanik. Jarak aman bagi warga dan wisatawan ditetapkan sejauh 2 km. Warga di Pulau Sebesi yang berjarak dua jam perjalanan laut masih bisa beraktivitas seperti biasa, karena gempa diperkirakan tidak berisiko memunculkan tsunami.

Sering aktifnya Anak Krakatau dikhawatirkan berdampak buruk pada jembatan selat Sunda yang rencananya akan dibangun pada 2014. Tetapi Gunung Anak Krakatau secara teratur mengeluarkan letusan sehingga tidak menghimpun energi sebesar letusan tahun 1883.

Sepanjang tahun setidaknya 18 gunung di seluruh Indonesia berstatus siaga serta 6 gunung berstatus waspada, yakni Gunung Merapi di Sumatera Barat, Tambora di NTB, Anak Ranakah di Kabupaten Manggarai NTT, Lokon dan Karangetang di Sulawesi serta Anak Krakatau di Lampung. Sementara itu di Yogyakarta, lahar dingin sisa erupsi Gunung Merapi tahun 2010 masih membanjiri desa-desa sekitar, terutama setelah hujan turun.
Kapal Sinar Kudus






Kejadian yang begitu mengejutkan di tahun 2011 terjadi pada bulan Maret 2011. MV Sinar Kudus milik PT Samudera Indonesia sedang dalam perjalanan dari Pomalaa, Sulawesi Selatan, menuju Rotterdam, Belanda, ketika dibajak di Semenanjung Somalia. Kapal tersebut mengangkut nikel senilai Rp 1,4 triliun milik PT Aneka Tambang.

Mereka disandera selama 46 hari, sejak Rabu 16 Maret. Pembajak meminta tawanan ditukar dengan tebusan puluhan miliar rupiah. Direktur Utama PT Samudera Indonesia David Batubara kemudian membayar tebusan senilai lebih dari $ 4,5 juta kepada para pembajak agar kapal dan isinya dibebaskan.

Pemerintah mengirimkan pasukan untuk pembebasan dengan tiga jenis kapal perusak, KRI Yos Sudarso 353, KRI Banjarmasin dan KRI Halim Perdana Kusuma 355. Ada pula helikopter, tank, lengkap dengan 488 personel. Sabtu, 7 Mei, 20 anak buah kapal Sinar Kudus tiba dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta.

Sinar Kudus bukan satu-satunya kapal berisi warga negara Indonesia yang dibajak. Bajak laut Somalia telah lama menjadi ancaman di perairan internasional sejak awal abad 21. Kemiskinan luar biasa di Tanjung Afrika dan konflik bersenjata diduga sebagai pemicu munculnya para pembajak kejam ini. Pembajakan telah menjadi perhatian internasional karena banyaknya kapal yang disandera dengan tujuan meminta tebusan. Pada tahun 2010 saja, lebih dari 4 ribu orang pernah menjadi sandera. Puluhan negara di dunia telah berupaya menumpas para bajak laut baik secara sendirian maupun gabungan, namun belum berhasil hingga kini.
Teror Bom Indonesia



Kejadian Teror bom menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dan menimbulkan kepanikan. Puluhan laporan diterima, meski sebagian besar kecurigaan tak menemukan bukti. Masyarakat kemudian menjadi takut dan waspada menerima paket serta curiga terhadap bungkusan tak bertuan di tempat-tempat umum.

Semua ini berawal dari tiga teror bom dalam sehari, 15 Maret 2011. Bom pertama berupa kiriman paket buku berjudul "Mereka Harus Dibunuh" yang ditujukan kepada aktivis Jaringan Islam Liberal Ulil Abshar Abdalla di Utan Kayu. Curiga karena pengirim paket itu tak dikenal dan tampak kabel yang menjulur, penerima paket melapor pada Polisi.

Polisi memanggil tim penjinak bom, yang tak kunjung datang. Kepala Satuan Resort dan Kriminal Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Dodi Rahmawan kemudian berinisiatif menjinakkan bom dengan menyiramnya. Malang, bom meledak, melukai lengan Kompol Dodi dan Koordinator Keamanan Komunitas Utan Kayu, Mulyana.

Paket serupa juga dikirimkan ke Ketua Badan Narkotika Nasional Goeries Mere dan kediaman Ketua Pemuda Pancasila Yapto S. Bom juga mampir di kediaman penyanyi Ahmad Dhani dan di Kota Wisata Cibubur. Keempat bom itu berhasil dijinakkan sebelum meledak. Sejak saat itu teror bom menyebar di daerah-daerah lain, seperti Bandung, Medan, Makassar, Bali, Cianjur dan Semarang.

 

Kecelakaan Merpati




Peristiwa kecelakaan ini menambah daftar kejadian kecelakaan udara dan laut di Indonesia. Dengan hentakan keras, pesawat Merpati MA 60 mendarat di perairan Kaimana, Papua Barat. Cuaca buruk, 7 Mei 2011 membuat pilot tak dapat mendarat di bandara. Pesawat buatan Cina itu pecah, lalu tenggelam di lautan. 21 penumpang dan awak tewas.


Pesawat yang jatuh adalah buatan Cina tahun 2010. Tragisnya, lokasi tenggelamnya pesawat hanya berjarak 500 meter dari landasan pacu bandara. Kecelakaan ini menambah daftar masalah yang harus dihadapi PT Merpati Nusantara Airlines.

Secara finansial, maskapai milik negara ini sedang mengalami kesulitan karena terlilit utang. Pada bulan Oktober, armadanya tak bisa terbang karena Pertamina menghentikan pasokan bahan bakar. Pasalnya, Merpati belum membayar tunggakan avtur senilai lebih dari setengah triliun rupiah.

Pada 9 September, pesawat Caravan milik Susi Air jatuh di Distrik Pesema, Yahukimo. 22 September, Pesawat milik Maskapai Yayasan Jasa Aviasi Indonesia jatuh di Gunung Paspalai, Papua. Tiga tewas. Masih pada bulan yang sama, pesawat Casa 212 milik PT Nusantara Buana Air jatuh di Pegunungan Bohorok, Langkat, Sumatera Utara. Seluruh penumpang dan kru, 18 orang, tewas.

Kecelakaan angkutan laut juga tak kalah berbahaya. Bulan Agustus dan September saja setidaknya ada lima kecelakaan kapal yang menewaskan puluhan orang. Pada 27 Agustus, Kapal Motor Windu Karsa menenggelamkan 10 orang di Kolaka, Sulawesi Tengah. Pada 21 September, Kapal Sri Murah Rezeki tenggelam dan menewaskan 14 orang di Nusa Lembongan, Bali. Tanggal 24 September, 13 tewas di perairan Kepulauan Kangean, Sumenep karena kapal Motor Tunggal Putri tenggelam. Sementara itu, pada 26 September, Kapal Motor Marina Nusantara tenggelam di Barito, Kalimantan Selatan. Sedangkan pada 28 September, giliran Kapal Motor Kirana terbakar dan menewaskan 8 penumpang di Tanjung Perak, Surabaya.

Meski kecelakaan di udara dan laut sangat memprihatikan, jalan raya masih menjadi pencabut nyawa paling berbahaya. Hanya dalam rentang waktu dua pekan sepanjang arus mudik dan arus balik 23 Agustus hingga 3 September, 587 orang tewas karena kecelakaan lalu lintas.

 



Pergolakan Arab






Tahun 2011 ini kita masih teringat akan kejadian-kejadian menumbangkan kekuasaan negara di beberapa negara timur tengah. Hingga akhirnya salah satu media pers amerika memberikan nominasi Men of The Year yang memberikan perubahan dunia pada kejadian-kejadian itu.

Tahun 2011 bisa dikatakan sebagai tahun bangkitnya negara-negara Arab. Protes rakyat berujung revolusi terjadi di Tunisia dan Mesir, menyebabkan perang saudara di Libya dan demo besar-besaran di Suriah, Yaman dan negara-negara sekitarnya. Gerakan rakyat bermula dari ketidakpuasan terhadap pemerintah, utamanya rezim yang menguasai negara selama puluhan tahun. Tingkat pengangguran tinggi, inflasi, korupsi, kehilangan hak berpendapat dan kondisi kehidupan sehari-hari mulai tak tertanggungkan.

Presiden Tunisia Ben Ali mengakhiri kekuasaan 23 tahun dan melarikan diri ke Arab Saudi. Pengadilan dilakukan secara in absentia dengan hukuman penjara selama 35 tahun untuk satu tuntutan. Ben Ali dituntut dalam 93 kasus, 35 diantaranya oleh pengadilan militer.

Tanggal 25 Januari, jutaan orang berkumpul di Tahrir Square, Kairo meminta Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur. Meski akses komunikasi ditutup pemerintah, penyebaran pesan berlanjut melalui media sosial. 11 Februari, Mubarak mundur dari jabatan yang sudah dipegangnya sejak 1981. Dia kemudian diadili atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan dinyatakan bersalah merugikan keuangan negara.

Berbeda dengan presiden Mesir dan Tunisia, Pemimpin Libya Muammar Khadafi tak menyerah dengan tuntutan rakyat. Kolonel Khadafi malah mengangkat senjata dan membantai mereka yang berseberangan dengannya. 20 Oktober, Muammar Khadafi tertangkap saat bersembunyi di kota kelahirannya, Sirte. Dunia gemetar menyaksikan diktator selama 34 tahun ini diseret dan dibantai di depan kamera. Mayatnya kemudian dipamerkan di sebuah toko daging.

Pasca runtuhnya rezim lama, rakyat berharap demokrasi membawa kesejahteraan. Padahal menggulingkan penguasa lalim baru langkah pertama dari rangkaian kerja keras. Mempertahankan era keterbukaan sekaligus menguatkan ekonomi adalah tantangan yang harus dihadapi negara-negara yang baru berubah ini.

 

Sumber Referensi dan Gambar:

www.yahoo.co.id